Kleptomania

MHG119_woman-shoplifting_FS

Kleptomania (bahasa Yunani: κλέπτειν, kleptein, “mencuri”, μανία, “mania“) adalah gangguan mental yang membuat penderitanya tidak bisa menahan diri untuk mencuri. Benda-benda yang dicuri oleh penderita kleptomania umumnya adalah barang-barang yang tidak berharga, seperti mencuri gula, permen, sisir, atau barang-barang lainnya. Sang penderita biasanya merasakan rasa tegang subjektif sebelum mencuri dan merasakan kelegaan atau kenikmatan setelah mereka melakukan tindakan mencuri tersebut. Tindakan ini harus dibedakan dari tindakan mencuri biasa yang biasanya didorong oleh motivasi keuntungan dan telah direncanakan sebelumnya.

Penyebab
Hingga kini penyebab kleptomania tidak diketahui secara pasti. Tapi beberapa bukti penelitian menunjukkan kleptomania mungkin terkait dengan salah satu hormon otak yakni pada serotonin. Hormon serotonin ini membantu mengatur suasana hati dan emosi.
Ada juga beberapa bukti menyebutkan bahwa kleptomania mungkin berhubungan dengan gangguan kecanduan atau gangguan obsesif-kompulsif. Tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk lebih memahami kemungkinan penyebab kleptomania.
Meskipun penyebab kleptomania tidak diketahui pasti, namun para peneliti menemukan ada faktor-faktor risiko yang meningkatkan perilaku kleptomania yaitu:

  1. Stres yang berlebihan, seperti sedang mengalami kerugian besar
  2. Mengalami cedera di kepala atau cedera otak
  3. Memiliki saudara kandung yang kleptomania, gangguan mood, kecanduan atau gangguan obsesif-kompulsif.

Ciri-ciri orang kleptomania adalah:

  1. Punya keinginan besar yang begitu mendesak untuk mencuri pada barang yang mungkin tidak ia perlukan.
  2. Merasa senang saat mencuri.
  3. Merasa lega dan puas
  4. Tapi setelah mencuri akan merasa bersalah, menyesal, membenci diri sendiri dan takut ditahan polisi.
  5. Meski sesudah mencuri timbul rasa takut dan menyesal tapi dorongan untuk mencuri akan muncul lagi secara spontan atau saat sedang depresi atau stres, sehingga perilaku kleptomania terus berulang.
  6. Orang kleptomania mencuri bukan untuk kepentingan pribadi atau balas dendam, tetapi karena dorongan yang begitu kuat sehingga timbul rangsangan untuk mencuri.

Pengobatan
Jika tidak diobati, maka kleptomania dapat mengakibatkan masalah emosional dan masalah hukum. Karena penderita kleptomania itu tahu mencuri adalah salah tetapi merasa tidak berdaya untuk melawan dorongan tersebut.
Pengobatan kleptomania biasanya dengan obat-obatan dan psikoterapi, atau masuk kelas konseling.
Terapi perilaku kognitif telah menjadi psikoterapi pilihan utama untuk kleptomania. Secara umum, terapi perilaku kognitif membantu penderitanya mengidentifikasi perilaku itu tidak sehat dan menggantinya dengan yang sehat dan positif.
Untuk menghindari kekambuhan, pastikan untuk tetap pada rencana pengobatannya. Jika penderita merasa terdesak untuk mencuri segera hubungi psikiaternya atau keluarga atau kelompok konselingnya.

Jurusan PGSD? UMS Jagonya

logo

Assalamualaikum wr.wb readers

Kali ini post yang akan saya bagikan adalah tentang sesuatu yang berhubungan dengan jurusan perkuliahan. Hmm readers semua pasti pernah dong dengar kata “guru SD”. Waaah langsung flashback ya ke masa-masa dimana kita masih polos-polosnya. Masih pake seragam merah putih, masih suka lari-larian. Nah pernah nggak sih kalian bertanya-tanya kalo mau jadi guru SD itu harus masuk jurusan perkuliahan apa? jurusan perkuliahan yang harus diambil adalah jurusan PGSD atau kepanjangannya Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Jurusan ini masuk dalam Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Sedikit bercerita, karena memang saat ini saya sedang mengambil study di PGSD, saya mengambil jurusan ini karena memang saya benar-benar merasa jiwa saya adalah seorang guru eaaak. Dan mungkin alasan saya untuk memilih jurusan ini adalah lingkungan saya adalah guru, saya memiliki orang tua, dan banyak saudara berprofesi sebagai guru. Karena saya Dilahirkan dari rahim seorang guru, dan saat saya masih dalam kandungan sering diajak ibu saya untuk mengajar jadi jiwa untuk menjadi guru tumbuh sejak dini (abaikan) ekekekekek.

Sebenarnya ini sedikit promosi, saya akan menceritakan juga tentang almamater saya. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Saya mulai berkuliah sejak tahun 2015, memang awalnya saya terpaksa masuk kesini karena tidak diterima di universitas tetangga. saya kira hanya saya yang mengalami kejadian itu, tapi ternyata banyak teman seperjuangan saya yang mengalami itu. Namun setelah saya menjalani perkuliahan, dan saya mengetahui bahwa PGSD UMS terakreditasi A seluruh indonesia, mainset saya menjadi berubah. Dan saya bangga berkuliah di UMS.

Tunas Dan Pohon Pisang

Pisang-yang-Hilang

Disebuah ladang tumbuhlah satu pohon pisang, untuk waktu yang lama pohon tersebut tidak lekas berbuah. Hingga suatu hari datanglah seorang peri, pohon pisang itu memohon kepada peri tersebut agar dia bisa berbuah. Peri tersebut tidak menjawab permintaan pohon pisang tersebut lalu pergi. Pohon pisangpun sedih dan menangis. Keesokan harinya peri tersebut datang kembali dan melihat pohon pisang menangis. Melihat kehadiran peri, pohon pisang menghentikan tangisnya lalu memohon kembali kepada sang peri agar ia dapat berbuah. Dan seperti hari sebelumnya, sang peri tak berkata apa-apa lalu pergi meninggalkan sang pohon. Kali ini pohon pisang tidak menangis lalu berfikir bagaimana cara agar jika suatu hari peri itu datang lagi sang peri mau mengabulkan permohonannya. Dan keesokan harinya sang peri datang lagi dan menghampiri pohon pisang. Kali ini pohon pisang memohon dan berkata “wahai peri, aku akan melakukan apapun agar tubuhku ini dapat berbuah” lalu peri pun menjawab “baiklah pohon, aku akan mengabulkan permintaanmu, tapi dengan satu syarat, jika buahmu masak lalu ada yang memetik buahmu, kamu akan mati.”

Tak berapa lama setelah sang peri pergi pada tubuh pohon pisang tumbuhlah bakal buah beriringan dengan tumbuhnya tunas kecil disamping pohon pisang. Semakin bertambahnya hari, semakin matang buah dan semakin besar tunas. Pohon pisang sangat bahagia hidup bersama tunas hingga suatu hari ada manusia yang melihat buah pisang yang matang di tubuh pohon pisang. Mendekatlah manusia tersebut dan langsung memetik habis buah pisang tersebut lalu pergi. Pohon pisang semakin melemah lalu berkata kepada tunas “nak, maaf ibu tidak bisa menjagamu lagi, tumbuhlah menjadi pohon pisang yang berguna.” Setelah itu pohon pisang mati, dan tunas hanya bisa menangis.

-IRD-

Antara Senja dan Fajar

2016-04-24 19.42.50Kumenemukannya di ujung senja

Menarik kedua sudut bibirnya

Mengarah kepadaku

Seketika hatiku dipenuhi olehnya

 

Waktu seolah berbisik lirih

“Pergilah…temui dia, maka aku akan berhenti”

Kaki ini berjalan perlahan

Mendekati pemilik senyum tersebut

 

Sampai hingga jemari ini menyentuh lembut jemarinya

Bergerak lamban saling mengikat…saling menggenggam

Benar…saat ini seolah waktu berhenti

Seolah waktu membuktikan bisikannya

 

Namun apakah waktu benar benar berhenti?

Hingga aku sadar bahwa awal fajar muncul

Waktu tak benar benar berhenti

Itu tak lebih hanyalah harapku

 

Fajar perlahan menampakkan kegagahannya

Bersinar lembut dan menghangatkan

Ku tersadar saat ikatan lembut di jemariku merenggang

 

Dia pergi…pergi yang tak dapat kucegah

Antara senja dan fajar yang penuh arti

Antara senja dan fajar yang selalu kuharapkan terulang kembali

-IRD-